5 Tips Memilih Program House Loan Terbaik

Setiap tahunnya, harga properti di Indonesia selalu mengalami kenaikan harga hingga 15%-35%. Hal tersebut membuat orang-orang berpikir ulang untuk membeli rumah baru, terutama bagi keluarga muda yang baru saja menikah. Kabar baiknya, ada program house loan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang memungkinkan Anda untuk membeli rumah dengan sistem cicilan. Lalu, bagaimana caranya agar Anda bisa menemukan program house loan terbaik?

Cari Tahu Informasi Bank yang Menawarkan House Loan

Di Indonesia, ada banyak sekali bank yang menawarkan program house loan, mulai dari bank BUMN, swasta, hingga bank asing. Oleh sebab itu, hal pertama yang wajib Anda lakukan begitu memutuskan untuk menggunakan program house loan adalah melakukan survei. Kumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang bank mana saja yang menawarkan house loan. Cari tahu berbagai syarat, ketentuan, kelebihan, dan kekurangannya. Setelah itu, bandingkan satu sama lain.

Anda bisa langsung mendatangi bank yang dimaksud atau jika tidak sempat, browsing saja di website masing-masing bank tersebut. Selain itu, Anda juga disarankan untuk bertanya kepada teman, keluarga, kerabat, atau rekan lain yang sebelumnya sudah pernah menggunakan house loan dari bank tertentu. Dengan begitu, Anda bisa langsung mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari tangan pertama nasabah house loan.

Pelajari Jenis Bunga Bank

Ada dua jenis bunga yang dikenal dalam dunia perbankan, yaitu bunga tetap (fixed rate) dan bunga mengambang (floating rate). Pada sistem suku bunga mengambang, bank akan mengikuti pergerakan suku bunga di pasaran, yakni yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI rate). Dalam program house loan, biasanya bunga ditulis seperti ini: 7% p.a. Maksudnya, bunga yang dikenakan adalah 7% per annum (per tahun).

Kebanyakan bank biasanya suka menggunakan sistem kombinasi dalam program house loan. Melalui sistem ini, bank akan memberlakukan suku bunga tetap selama beberapa tahun dengan bunga rendah. Namun, setelah masanya habis, suku bunga akan bergerak sesuai dengan kondisi BI rate. Khusus program house loan yang ditawarkan bank syariah, biasanya mereka menganut sistem cicilan tetap karena tidak menggunakan suku bunga, melainkan bagi hasil.

House Loan Terbaik

Lakukan Simulasi Perhitungan Cicilan

Jika sudah menemukan bank dengan program house loan terbaik serta paham mengenai sistem bunga yang diberlakukan, kini saatnya Anda melakukan simulasi perhitungan cicilan. Jangan mudah tergiur dengan suku bunga rendah yang ditawarkan oleh bank. Anda berhak terlebih dulu meminta simulasi tabel cicilan yang menunjukkan besarnya cicilan bulanan dan sistem suku bunga yang digunakan, apakan suku bunga tetap atau suku bunga mengambang. Dengan melakukan simulasi perhitungan cicilan, Anda bisa menyesuaikannya dengan kondisi keuangan Anda, mengingat bahwa total cicilan tidak seharusnya melebihi 30% dari pendapatan bulanan.

Pilih Jangka Waktu House Loan Secara Bijak

Ada yang mengatakan bahwa saat mempertimbangkan program house loan, sebaiknya Anda memilih tenor yang paling lama agar cicilan per bulannya rendah. Namun, ada pula yang mengatakan bahwa sebaiknya Anda memilih tenor sesingkat mungkin agar tak perlu membayar bunga terlalu banyak. Jadi, mana yang benar?

Sebenarnya, tenor atau jangka waktu cicilan house loan yang paling realistis adalah yang sesuai dengan kemampuan keuangan masing-masing. Jika memang kemampuan keuangan Anda tidak memungkinkan untuk mengambil cicilan KPR berjangka waktu lima tahun, maka jangan dipaksakan. Pilihlah jangka waktu yang lebih lama, misalnya 10-15 tahun. Dalam memilih jangka waktu, jangan lupa untuk mempertimbangkan suku suku bunga pinjaman,

Siapkan Uang Tunai

Anda mungkin bertanya-tanya, apa guna uang tunai dalam memilih house loan terbaik? Uang tunai dibutuhkan dalam proses pengurusan di bank, misalnya seperti biaya administrasi, biaya penilaian jaminan, administrasi kredir, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda juga akan membutuhkan uang tunai untuk mengurus biaya asuransi serta biaya pengikatan kredit secara hukum yang terdiri dari biaya Akta Pengakuan Utang dan Perjanjian Kredit, Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT), Akta jual-beli biaya bea balik nama sertifikat, BPHTB, dan jasa notaris.

Ingat, kunci utama dari pemilihan house loan terbaik terletak pada kesesuaian dengan kemampuan keuangan Anda. Jangan memaksakan diri jika memang kemampuan keuangan belum memungkinkan. Hal tersebut hanya akan menimbulkan masalah di kemudian hari.